Pages

Kebohongan Besar Mega Pixel Pada Kamera Hand Phone

Jumat, 07 Januari 2011


Seringkali terdengar banyak ucapan dari orang-orang kebanyakan seperti ini: “Berapa pixel kamera pada HP kamu?” atau “Aku ingin membeli HP yang berkamera 5 Mega Pixel!” atau ada orang-orang yang sangat bangga dengan mengatakan “HP ku sudah 3 (atau 5) Mega Pixel lho, jadi sekarang aku sudah tidak pernah pakai kameraku lagi, jadi aku cukup membawa satu perangkat saja — HP — untk nelpon, SMS, sekaligus untuk memotret”.
Tidak salah bila mereka mengatakan hal-hal tersebut di atas bila orang-orang tersebut termasuk orang yang berhati legawa dan merasa cukup diri dengan keadaan. Lain bagi siapa saja termasuk saya (yang bukan orang IT, namun pecinta IT), tentu tidak akan menerima begitu saja kenyataan pahit bahwa besaranMega Pixel ( MPix) yang dicangkokkan dalam Camera Phone adalah sebuah KEBOHONGAN BESAR! Ya, para Vendor HP (tanpa terkecuali) telah MEMBOHONGI PUBLIK, dimanaAngka Kualitas Gambar (Photo) Digital hasil pemotretan (captured image) dari kamera hand phone buatan mereka tidak berbanding lurus dengan besaran Angka Resolusi Mega Pixel yang tertera pada kamera hand phone tersebut.
Besaran Angka Resolusi Mega Pixel yang tertulis pada kamera hand phone sebenarnya LEBIH TINGGI dari Angka Kualitas Gambar Digital hasil pemotretan dari hand phone tersebut. Dan Angka Resolusi Mega Pixel yang tertulis pada kamera hand phone LEBIH RENDAH dari Klaim para Vendor/Produsen hand phone berkamera.
Teknik atau yang lebih tepat disebut Trik Peningkatan Besaran Angka Resolusi Mega Pixel pada kamera hand phone dilakukan dengan teknik INTERPOLASIdimana dengan dibantu Software khusus yang ditanamkan di dalam kamera hand phone, dengan perhitungan matematis yang cukup rumit, kamera hand phone dipaksa menebak jumlah pixels yang hilang pada obyek gambar yang ter-capture dan mencoba mengisi pixels yang hilang tersebut dengan dot pixels baru dengan cara manipulasi pixels. Namun hasil dari Proses Manipulasi Interpolasi pada kamera hand phone adalah didapatkan gambar yang ternyata hanya diperbesar saja, dimana terjadi peningkatan ukuran gambar menjadi lebih besar namun tanpa diikuti peningkatan kualitas pada gambar tersebut, bahkan tidak tanggung-tanggung malah diikuti penurunan ketajaman dari gambar tersebut sehingga terjadilah pengaburan orisinalitas obyek dengan manipulasi gambar (photo).
Yang sangat memprihatinkan:
Pertama, Trik Interpolasi pada kamera hand phone seringkali sengaja disalahartikan secara menyesatkan oleh para Vendor/Produsen hand phone yang berkamera dengan jargon Inovasi Tekhnologi dan Konvergensi sebagai ramuan sakti untuk melancarkan proses pemasaran produk hand phone berkamera mereka tanpa mempedulikan Hak Konsumen untuk mendapatkan Produk yang sesuai dengan iklan produknya dan sesuai dengan harga riil produk, serta sesuai dengan nilai barang (product value) yang dibeli,
Kedua, Trik Interpolasi masih menjadi Teknik Andalan para Vendor/Produsen hand phone berkamera hingga kini (hingga tulisan ini dibuat),
Ketiga, Masih banyak diantara kita yang belum sadar akan trik/tipuan para Vendor/Produsen hand phone berkamera.
Melalui serangkaian percobaan yang cukup melelahkan namun mengasyikkan, penulis dan beberapa rekan penulis mencoba membandingkan kualitas gambar hasil pemotretan kamera dari beberapa hand phone yang berbeda merk dan seri, tentu saja dengan besaran angka resolusi mega pixel yang sama, pada obyek pemotretan yang sama, dan pada kondisi lingkungan obyek yang sama, serta dengan setting pengambilan gambar yang sama pula (image resolution, image quality, image brightness, dll). Percobaan ini untuk membuktikan judul tulisan ini di atas. Sebagai misal kualitas gambar hasil pemotretan hand phone Nokia seri N91 dengan kamera 2 MPix jauh di bawah kualitas handphone Sony Ericsson W900i dengan besaran MPix yang sama. Begitu pula sama hasilnya dengan Duel hasil kamera antara hand phone Nokia N95, hand phone Samsung G600 (bawaan rekan dari Korea), dan Sony Ericsson K850i, yang masing-masing telah mengusung ‘tekhnologi’ resolusi kamera 5 MPix. Namun pada kenyatannya, gambar terbaik sekalipun dari hasil percobaan tersebut setelah dicermati mengalami kecacatan (loss quality), dimana tampak gambar original mengalami kekaburan dan kehilangan ketajaman pada percobaan pembesaran image rasio. Dot Pixel pada Gambar tidaksolid seperti seharusnya, dan terjadi noise. Kecacatan tersebut nampak pada percobaan pembesaran gambar pada beberapa monitor LCD SuperBright Color merk Samsung, HP, ASUS, dan LG. Yang jelas bukan kesalahan Monitor/Displaynya, namun pada gambar tersebut jelas mengalami loss quality yang artinya tidak memenuhi standar kualitas gambar hasil pemotretan disesuaikan dengan besaran angka Mega Pixel yang tertera pada kamera hand phone.
Sebenarnya masih cukup banyak gambar hasil pemotretan dari beberapa kamera hand phone yang penulis jadikan obyek penelitian sederhana ini, namun tentu tidak akan cukup penulis sampaikan disini. Akhir kata, pada akhirnya pilihan akan setia pada Anda, apakah Anda akan memepercayakan urusan pemotretan profesional pada hand phone (hingga masa sekarang saat tulisan ini dibuat) dengan membuang kamera Anda yang lebih berkualitas dari hand phone berkamera Anda? Atau Anda hanya akan menggunakan kamera hand phone untuk bersenang-senang saja, just fo fun? — menikmati zaman baru tekhnologi — Era Konvergensi? Mari kita BERHATI-HATI menyikapi Iklan Mega Pixel pada kamera hand phone. Dan Semoga Konvergensi tidak disalahartikan sebagai Kosmetik Tekhnologi saja seperti halnya Kamera pada Hand Phone. Amen…
Referensi:
Pixel 
(Indonesian = Piksel) adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inci.
Piksel sendiri berasal dari akronim bahasa Inggris Picture Element yang disingkat menjadi Pixel. Pada ujung tertinggi skala resolusi, mesin cetak gambar berwarna dapat menghasilkan hasil cetak yang memiliki lebih dari 2.500 titik per inci denga pilihan 16 juta warna lebih untuk setap inci, dalam istilah komputer berarti gambar seluas satu inci persegi yang bisa ditampilkan pada tingkat resolusi tersebut sepadan dengan 150 juta bit informasi.
Monitor atau layar datar yang sering kita temui terdiri dari ribuan piksel yang terbagi dalam baris-baris dan kolom-kolom. Jumlah piksel yang terdapat dalam sebuah monitor dapat kita ketahui dari resolusinya. Resolusi maksimum yang disediakan oleh monitor adalah 1024×768, maka jumlah pixel yang ada dalam layar monitor tersebut adalah 786432 piksel. Semakin tinggi jumlah piksel yang tersedia dalam monitor, semakin tajam gambar yang mampu ditampilkan oleh monitor tersebut.
Ukuran Output Gambar hasil pemotretan untuk setiap Resolusi (Dimensi dalam Inchi):
* 1,3 MPix = 3,5 x 5 – 4 x 6
* 2 MPix = 4 x 6 – 5 x 7
* 3 MPix = 5 x 7 – 8 x 10
* 4 MPix = 8 x 10 – 8,5 x 11
* 5 MPix = 8,5 x 11 – 9 x 12
* 6 MPix = 9 x 12 – 11 x 14
* 8 MPix = 11 x 14 – 16 x 20

0 komentar:

Poskan Komentar

Ayo gan Komentarnya jangan lupa,,,biar tambah semangat yang upload Film dan Game dan berita juga update artikelnya, kalau ada link yang mati laporkan juga disini ya...

 
gamers holic dan security web dan aneka ragam © 2011 | Designed by Bingo Cash, in collaboration with Modern Warfare 3, VPS Hosting and Compare Web Hosting
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...